Profil


widgeo.net

  • Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang semula bernama Proyek Pandu Tambak Inti Rakyat (PP-TIR) sesuai KEPPRES No. 18 Tahun 1984. Tujuan pembentukan PP-TIR adalah untuk mewujudkan kawasan percontohan usaha budidaya udang yang maju, ramah lingkungan dan berkelanjutan guna memandu pengembangan usaha budidaya udang nasional.
  • Seiring dengan perkembangan waktu dan bergulirnya Reformasi 1998, manajemen Tambak Pandu TIR ikut mengalami imbas negatif yang mengakibatkan terhentinya kegiatan operasional.</li>
  • Pada tanggal 5 Juni 2002, PP-TIR diserahterimakan oleh Sekretariat Negara RI kepada Departemen Kelautan dan Perikanan sebagai Departemen Teknis dengan tujuan membentuk wadah percontohan dan pendampingan teknologi perikanan budidaya.
  • Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya No. 11/DPB.0/I/2006, eks PP-TIR berubah nama menjadi Satker Pengembangan Kawasan Tambak Pandu Karawang (TPK).
  • Memasuki TA. 2009, unit kerja ini ditetapkan menjadi BLUPPB Karawang sebagai Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya berdasarkan Kepmen No. PER.07/MEN/2009 tanggal 13 Maret 2009.


Letak Geografis

BLU-PPB Karawang terletak di Desa Pusakajaya Utara RT 04/RW 01, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Secara geografis, letak BLUPPB Karawang berbatasan langsung dengan :



  • Sebelah Utara berbatasan dengan Pantai Utara Jawa
  • Sebelah Selatan berbatasan dengan Dusun Cimunclak.
  • Sebelah Timur berbatasan dengan Sungai Ciwadas
  • Sebelah Timur berbatasan dengan Sungai Ciwadas
Luas Kawasan BLUPPB Karawang ± 390 



Tugas Pokok

Melaksanakan pengembangan usaha produksi perikanan budidaya melalui pola pengembangan etalase dan inkubator usaha perikanan budidaya

Fungsi
  • Penyusunan rencana, program, dan evaluasi di bidang perekayasaan usaha produksi perikanan budidaya air tawar, budidaya air payau, dan budidaya laut,
  • Perekayasaan  segmentasi dan analisis kelayakan skala usaha pembenihan, pendederan, pembesaran  usaha produksi perikanan budidaya,
  • Percontohan usaha produksi dengan  penerapan sertifikasi  sistim mutu budidaya perikanan, Penerapan tata kelola kawasan usaha, analisa jenis, dan tata guna faktor-faktor produksi , 
  • Rancang bangun dan analisis sarana mekanisasi usaha produksi perikanan budidaya,
  • Pelayanan sarana produksi hasil produksi satuan kerja,
  • Pelaksanaan rancang bangun kontruksi, peralatan dan mesin sarana budidaya, serta analisa laboratorium,
  • Pelaksanaan  diseminasi  dan pendampingan usaha produksi perikanan budidaya, 
  • Pelayanan akses kemitraan usaha budidaya dan jasa informasi usaha/perpustakaan,
  • Penyelenggaraan lembaga sertifikasi sistim mutu usaha produksi perikanan, budidaya,
  • Pelaksanaan tata  usaha dan rumah tangga